Ragam Bisnis Online Blogger Yang Populer Saat Ini Dan Paling Banyak Peminat Serta Popular Dengan Menggunakan Media Website

Buatlah Blog dan Sampaikan Gagasan ke Seluruh Dunia

Posted by farah aksesoris 0 komentar

Belajar membuat Blog dapat dilakukan oleh siapa saja secara otodidak. Dari apa yang dialami selama proses belajar ini, orang akan menemukan bahwa ternyata bikin blog lebih gampang dan lebih murah dibanding bikin website.

Kelebihan Blog
1.  Murah
Ada banyak penyedia blog gratisan yang dapat Anda gunakan. Misalnya blogger.com, wordpress.com, multiply.com, blog.360.yahoo.com, blogdrive.com, blogsome.com, livejournal.com, dan sebagainya.

2.  Mudah
Tidak membutuhkan peralatan dan software khusus. Yang dibutuhkan hanyalah alamat email, sambungan internet dan bowser. Jika Anda tidak punya komputer atau sambungan internet, maka Anda menyewa di warung internet.

Cara penggunaannya pun tidak terlalu rumit. Para penyedia blog sudah merancang supaya fasilitas-fasilitas yang dibuat seramah mungkin kepada pengguna awam (user friendly). Jika Anda terbiasa menggunakan email berbasis web, maka Anda tidak akan menemui kesulitan untuk menggunakan blog.

3.  Menarik
Jika tidak puas dengan tampilan default, pada beberapa blog Anda masih dimungkinkan untuk mengganti atau memodifikasi tampilan template. Anda juga dapat menggunakan template gratisan yang banyak tersedia di internet. Template yang disediakan sudah cukup berjiwa seni, dengan paduan warna yang cukup manis Anda juga dapat menambahkan widget dan plugin untuk membuat blog Anda semakin atraktif. Misalnya, counter pengunjung, kata-kata mutiara, album foto, buku tamu, tautan, dll.

4. Mutual
Blog mengizinkan orang untuk meninggalkan komentar. Revolusi yang bisa dilihat pada blog dibandingkan dengan website tradisional adalah tambahan fungsi komentar ini. Pada setiap artikel yang dipublikasikan di blog memiliki formulir yang mengizinkan siapa pun untuk memberikan komentar pada artikel tersebut.

Perubahan itu mengubah sifat komunikasi website dari komunikasi satu arah, menjadi alat komunikasi dua arah. Para pembaca bisa dengan mudah berkomunikasi dengan penulis, memulai diskusi yang dimulai dari sebuah artikel yang sedang dibaca, atau memberikan umpan balik lainnya.

5. Mutakhir
Masalah besar lain yang menjadi wabah pada website tradisional adalah sifat statis mereka. Untuk menambahkan konten yang baru pada website dibutuhkan dua keahlian, yaitu keahlian menulis dan keahlian teknis seperti menguasai HTML, FTP dan serverweb. Namun dalam blog, keribetan ini dapat dipangkas. Sepanjang Anda masih ingat username dan password serta memiliki akses internet, Anda dapat menambahkan konten baru kapan saja dan dimana saja. Bahkan sekarang ini ada blog yang dapat diupdate dengan mengirimkan SMS dari handphone Anda.

Selain itu, ada fasilitas Feedyang memudahkan Anda untuk berbagi konten dengan sesama pengguna blog. Dengan memasang tautan feed blog teman Anda , maka blog Anda juga akan menampilkan konten terkini yang ada pada blog teman.
 
6. Minus Sensor
Kalau Anda menulis untuk media cetak, maka tulisan Anda harus bersaing dengan puluhan atau bahkan ratusan tulisan lainnya. Padahal ruang pemuatan untuk media cetak sangat terbatas. Hanya tulisan yang terbaik yang akan dimuat. Seandainya Anda mampu menulis dengan baik, hal itu belum menjamin tulisan Anda akan lolos dari meja redaksi jika tulisan Anda tidak sesuai dengan kebijaksanaan media yang bersangkutan.

Namun berbeda dengan blog, Anda bebas mengekspresikan diri Anda. Tidak ada yang akan menyensor tulisan Anda sebelum diterbitkan. Di sini, pengguna blog dituntut untuk bersikap dewasa dengan melakukan swa-sensor supaya tulisannya tidak melanggar batas-batas kesopanan, etika dan hukum.

7.  Menyebar
Dengan memasang tulisan di internet, maka gagasan Anda dapat diakses oleh orang di seluruh dunia (sepanjang mereka memahami bahasa yang Anda gunakan). Bahkan Blog yang menggunakan bahasa Indonesia tidak hanya diakses oleh orang yang ada di Indonesia, tapi juga orang-orang yang berada di Amerika, China, Australia,  Singapura dan berbagai negara lain.

Bandingkan jika kita hanya menyebarkan gagasan tersebut melalui koran atau buku. Karena keterbatasan persebaran, maka tulisan kita hanya dibaca oleh orang orang yang ada di Indonesia. Apalagi kalau kita menyebarkannya hanya secara lisan.

Semoga Bermanfaat