Ragam Bisnis Online Blogger Yang Populer Saat Ini Dan Paling Banyak Peminat Serta Popular Dengan Menggunakan Media Website

Jangan Pernah Menyepam Search Engine!

Posted by farah aksesoris 0 komentar

Ternyata sasaran kegiatan spamming bukan hanya terbatas pada pemilik email, telepon, atau selular. Masih ada ‘korban’ lain. Salah satunya adalah search engine dan direktori—selanjutnya disebut search engine saja—seperti Google, Yahoo!, Altavista, Lycos, AlltheWeb, dan sebagainya. Tidak seperti umumnya, aksi menyepam search engine bukan bertujuan untuk jualan barang atau menawarkan jasa meskipun sebenarnya tidak jauh-jauh juga dari urusan marketing. So, what? Apalagi kalau bukan untuk mempengaruhi peringkat pada hasil pencarian yang terjadi di search engine agar berada di urutan paling atas.

Pada umumnya perilaku menyepam search engine itu—baik dilakukan dengan sengaja (tahu bahwa itu spam) atau tidak tahu—merupakan kerjaan dari webmaster dengan tujuan ‘mulia’. Yaitu, ingin situs webnya cepat terkenal dan laris dalam waktu singkat.

Namun, seperti aksi spam lainnya, perilaku semacam itu juga punya risiko yang harus siap ditanggung. Setidaknya kalau ketahuan, situs web yang didaftarkan itu ada kemungkinan tidak akan dimasukkan dalam database dan paling apes ya diblacklist, diblokir, atau dihapus dari database jika sebelumnya telah terdaftar.

Buat webmaster yang nakal sih mungkin tidak masalah, karena sudah merupakan konsekuensi bermain-main dengan spam. Tapi bagi barisan webmaster baik-baik yang tidak sengaja dan tidak tahu soal itu, asal bukan pura-pura, apa bukannya sial tuh? Maunya ngetop malah diblokir sana-sini.

Trik-trik berpromosi di search engine memang banyak bertebaran di mana-mana. Namun tidak semuanya oke. Selain banyak yang sudah tidak manjur, tidak sedikit juga yang menawarkan cara agak licik untuk ‘mengakali’ search engine.

Nah, biar terhindari dari ‘musibah’, ada sejumlah trik tertentu yang mesti dicermati sekaligus dihindari jauh-jauh sebelum mulai beraksi. Apa saja?

Invisible Text

Ini trik menipu search engine yang tergolong paling basi karena paling umum digunakan oleh para spammer search engine. Intinya adalah menebarkan keyword di sembarang tempat dalam satu halaman dengan menggunakan warna font yang sama dengan warna background agar tidak terlihat dengan mata tapi terbaca oleh robot/parser search engine. Biasanya deretan teks diletakkan di bagian header atau footer dengan font kecil-kecil. Bisa Anda lihat dengan melakukan seleksi menggunakan mouse atau menekan Ctrl-A di browser. Asal tahu saja, yang banyak menggunakan trik semacam ini kebanyakan adalah situs-situs web porno. Trik ini pun basi karena search engine seperti Google menurunkan poin teks yang nilai kontrasnya (perbedaan warna teks vs latar belakang) rendah.

Unrelated Keywords

Bisa jadi keserakahan adalah pangkal dari tindakan spammer. Karena ingin ngetop dengan cepat, semua keyword yang dianggap populer dijejalkan dalam judul dokumen (<title>) dan tag meta meskipun tidak ada kaitan langsung dengan isi situs webnya. Tujuannya jelas, yaitu agar search engine dan pengunjung terkecoh. Padahal, biasanya pengunjung yang merasa dibohongi menjadi ‘dendam’ sehingga tidak mau mengunjungi situs penipu itu.

Salah satu yang masih memakai trik ini adalah situs web milik seorang desainer web lokal yang cukup terkenal. Tidak jelas apakah yang bersangkutan itu kuper atau bagaimana, di situs webnya bisa ditemui banyak dipasangi unrelated keywords baik di bagian judul maupun tag meta. Beberapa di antaranya diantaranya adalah kata “porn”, “dating”, dan “voip” yang entah apa hubungannya dengan layanan desain web yang ditawarkannya. Begitu juga dengan salah satu webhosting terkenal di Jakarta yang memasang kata-kata semacam “geocities” dan “xoom” pada tag meta halaman HTML-nya. Mungkin minta dituntut dulu oleh yang punya merek dagang baru kapok. Khusus untuk kata-kata berbau ‘adult’, sebenarnya saat ini hampir semua search engine sudah memblokirnya sehingga trik semacam itu jadi basi.

Keyword Stuffing

Ini adalah cara kuno yang dulunya pernah sangat ‘sakti’ menipu search engine seperti Altavista. Trik ini menyarankan untuk mengumbar kata-kata kunci yang Anda andalkan secara berlebihan pada bagian halaman yang tidak terlihat atau kurang diperhatikan pengunjung dengan tujuan “to increase keyword density”. Contohnya:

<h6>web design web design web design web design web design web design
web design web design web design web design web design</h6>



Sekarang, trik ini sudah tidak ampuh bagi kebanyakan search engine—termasuk Google dan Altavista—karena search engine tidak menilai berdasarkan frekuensi keyword lagi melainkan melalui mekanisme pembobotan link (istilah kerennya “PageRank” kalau di Google).





Hidden Tags



Kalau otaknya sudah termasuk otak promosi memang susah. Semua celah berusaha dimasuki, termasuk memanfaatkan hidden tags macam tag komentar, atribut di input form HIDDEN, atribut ALT, tag FONT, dan sebagainya. Misalnya:




<!-- free, money, sex, porn, password //-- >



atau:




<font class=“bonus, cheap, price, asia, hot”
name=“free, money, sex, porn, password”>



Meskipun sebagian besar search engine menganggap trik ini termasuk spam, namun masih ada juga yang masih berbaik hati meloloskannya.





Link Farm



Link farm adalah semacam jaringan antarsitus yang saling memasang link satu sama lain untuk meningkatkan kepopuleran link mereka. Bisa berupa button berukuran 88x31 piksel atau hanya teks yang bisa diklik. Yang juga termasuk bagian dari trik ini adalah program macam Link Exchange dan FFA Listings. Sejumlah search engine sering menendang alias menghapus situs web yang ketahuan menerapkan trik ini dari database mereka.





Over Submitting



Proses pendaftaran di Yahoo! atau dmoz.org memang butuh waktu tidak singkat tetapi mendaftarkan suatu situs web berkali-kali, apalagi dalam waktu yang dekat, jelas akan membikin ‘jengkel’ adminnya. Sudah begitu, apalagi tindakan yang diambil kalau bukan menempelkan cap “spammer” sekaligus memblokir situs web bersangkutan. Biar Anda dianggap sopan, sebaiknya baca dulu peraturan submission. Pada umumnya ada batasan dalam waktu berapa lama baru boleh mendaftar lagi. Itupun dengan catatan situs web itu ada perubahan isi atau belum terpasang di search engine itu sebelumnya.





Nama Domain Panjang



Konon menggunakan domain yang memuat banyak keyword akan mempengaruhi peringkat pada hasil pencarian di search engine. Semakin banyak keyword yang dipasang otomatis semakin panjang nama domainnya. Misalnya, domain:




best-fastest-hosting-affordable-reliable-uptime-reasonable-price.com



atau




hosting-terbaik.com



atau




the-best-web-design.com



Apa benar begitu? Tidak! Bisa dibilang tidak ada satu pun search engine yang akan menaikkan peringkat situs web Anda hanya karena terpengaruh dengan keyword yang ada pada nama domain. Jadi jangan buang duit percuma untuk beli domain panjang-panjang seperti itu.





ASCII/Alphabet Ordering



Kebanyakan database yang dipakai search engine, khususnya yang berciri direktori, menguraikan isi kategori yang ada secara urutan alpabet. Salah satunya adalah Yahoo! Jadi, kalau ingin tampil di urutan pertama harus pasang huruf “A” di depan nama situs web kita. Betul begitu? Kurang tepat, karena dalam urutan ASCII masih ada karakter-karakter lain sebelum huruf “A”! Semua karakter di bawah ini memiliki nilai urut mengawali “A”:




" $ % & ' () * + , - . / 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 : ; < = > ? @



Inilah yang lalu dicoba untuk dimanfaatkan untuk menaikkan nomor urutan. Berhasil? Kalau memang nama perusahaan Anda memakai salah satu dari huruf-huruf ‘sakti’ itu mungkin tidak masalah. Tetapi jika sebaliknya, kemungkinannya amat kecil bisa lolos. Nampaknya pihak Yahoo! sudah mengantisipasi hal itu.





Akhir Kata



Makin hari para search engine itu makin galak sama yang doyan menyepam. Selain diblokir atau tidak didaftarkan, mereka bisa juga main hapus situs web yang ketahuan menyepam. Kenapa sih? Karena, yang namanya spam ke search engine, amat merusak kualitas dari database search engine itu sendiri. Jadi, jangan coba-coba deh. Apalagi dengan trik-trik yang basi nan garing seperti yang telah dijelaskan di atas. Daftarkan situs Anda ke search engine dengan cara-cara yang wajar dan sopan. Niscaya situs Anda akan tetap terdaftar dan tidak diblokir.



Oh ya, jangan heran dulu kalau suatu saat menemukan ada situs web yang jelas-jelas melakukan tindakan menyepam tapi tetap nongol di urutan atas hasil pencarian di Google misalnya. Bisa saja itu adalah arsip database lama milik search engine yang bersangkutan ketika skripnya masih ‘kuno’, atau sebuah halaman lama dari situs web itu. (ben)



Source URL:





  1. www.search-engine-secrets.net,




  2. www.searchengineguide.com,




  3. www.web-hosting.com, dan




  4. www.selfpromotion.com.