Ragam Bisnis Online Blogger Yang Populer Saat Ini Dan Paling Banyak Peminat Serta Popular Dengan Menggunakan Media Website

Menempatkan Kursor ke Kotak Input

Posted by farah aksesoris 1 komentar

Bagaimana cara membangun situs first-class tapi skill tak punya? Pengalaman pabrik otomotif Jepang mengatakan: contek desain dari kompetitor, dan buat produk yang mengambil kebaikan dari contekan. Untunglah manusia dan kera punya kesamaan: dikaruniai kemampuan untuk belajar dari nenek moyang mereka. Sehingga untuk makan dengan sendok/garpu, mereka tidak perlu kuliah dulu. Walaupun karir kera tidak lebih dari peran konyol dalam film holywood, manusia lebih beruntung; ia dapat menjadi web developer!

Dengan semangat pabrik Jepang, kita curi ilmu pengembangan situs dengan sedikit meng-reverse engineering pekerjaan web developer kawakan situs raksasa standar seperti Google, dan Yahoo. Seperti yang nanti kita lihat, bahwa situs besar tidak keberatan mengeksploitasi HTML untuk tampilan, byte-size minimal, dan efek samping lain, dan punya pertimbangan tinggi mempertahankan availability server di tengah serbuan jutaan visitor per hari.

Menempatkan Kursor ke Kotak Input

Lihat Gambar 1. Begitu halaman pertama Google dimuat, kursor otomatis aktif ke kotak search. Fitur ini walaupun terkesan remeh, tapi bila dikalkulasikan dengan jumlah pengguna Google yang harus meraih mouse, menggerakkan pointer ke kotak search, dan mengkliknya, tiap kali akan melakukan search, akan signifikan penghematan waktunya. Ini dipicu oleh kode JavaScript sederhana :

<body onLoad=sf()>


dan fungsi sf() didefinisikan oleh:



function sf() { document.f.q.focus(); }


yang mengatakan bahwa, begitu halaman selesai didownload, fokus kursor ke elemen q (kotak search) di form f (nama form).



google



Contoh Pada Google : langsung ketik query tanpa harus mengklik kotak input(Google)