Ragam Bisnis Online Blogger Yang Populer Saat Ini Dan Paling Banyak Peminat Serta Popular Dengan Menggunakan Media Website

Menyatukan CSS

Posted by farah aksesoris 0 komentar

Google tidak menggunakan halaman yang terpisah untuk stylesheet (file .css), seperti yang disarankan W3C.

<style><!--
body,td,div,.p,a{font-family:arial,sans-serif }
div,td{color:#000}
.f,.fl:link{color:#6f6f6f}
a:link,.w,a.w:link,.w a:link{color:#00c}
a:visited,.fl:visited{color:#551a8b}
a:active,.fl:active{color:#f00}
.t a:link,.t a:active,.t a:visited,.t{color:#ffffff}
.t{background-color:#224499}
.h{color:#224499;font-size:14px}
.i,.i:link{color:#a90a08}
.a,.a:link{color:#008000}
.z{display:none}
div.n {margin-top: 1ex}
.n a{font-size:10pt; color:#000}
.n .i{font-size:10pt; font-weight:bold}
.q a:visited,.q a:link,.q a:active,.q {text-decoration: none; color: #00c;}
.b{font-size: 12pt; color:#00c; font-weight:bold}
.ch{cursor:pointer;cursor:hand}
//-->
</style>


Padahal dengan menggunakan file CSS yang terpisah, file HTML bisa lebih kecil. Satu satu keuntungan yang bisa saya pikirkan dengan penyatuan CSS ke HTML adalah bahwa bila halamannya disimpan, tampilan halamannya tetap konsisten karena semua kode CSS berada di file tersebut.



Google pun tidak pernah melupakan efisiensi. Kode CSS untuk halaman depan berbeda dan lebih ringkas:



<style><!--
body,td,a,p,.h{font-family:arial,sans-serif;} .h{font-size: 20px;}+
.h{color:} .q{text-decoration:none; color:#0000cc;}
//--></style>