Ragam Bisnis Online Blogger Yang Populer Saat Ini Dan Paling Banyak Peminat Serta Popular Dengan Menggunakan Media Website

Meringkaskan HTML

Posted by farah aksesoris 0 komentar

Google tidak tanggung-tanggung dalam mencapai ekstrem limit efisiensi bytesize HTML-nya. Contek saja lewat View Source. Nama fungsi JavaScript singkat, seperti sf() dan c(). Penamaan objek form (kotak search, tombol) satu karakter, seperti f dan q. Begitu juga nama class CSS seperti .h dan .q. Karakter newlinenya dihapus, sehingga seluruh bagian utama HTML merupakan satu baris yang panjang sekali. Juga kutip hanya diberikan seperlunya pada atribut tag HTML.

Yahoo! juga tidak kalah irit. Sama seperti Google, atribut tidak pernah dikutip, nama-nama variabel Javascript satu dua huruf, nama subdomain pendek-pendek (rd.yahoo.com, t.yahoo.com, yp.yahoo.com, dsb.). Khusus di halaman depan www.yahoo.com, dibuatkan skrip di URI /r agar link-link ke berbagai area Yahoo! lainnya menjadi superringkas (mis: link ke Auctions adalah r/a2, link ke Travel adalah r/ta). Skrip /r inilah nanti yang akan melakukan redirect ke URL yang sebenarnya, mis: http://auctions.yahoo.com atau http://travel.yahoo.com.

Kecilnya HTML mempunyai pertimbangan ekonomis. Bandwidth tetap salah satu biaya terbesar yang harus dikeluarkan oleh setiap dotcom populer. Dan mengurangi besar HTML adalah cara yang paling manjur untuk mempertahankan biaya bandwidth tidak menjerumuskan perusahaan. Bagi situs yang bukan kelas dunia, barangkali Anda tidak perlu seekstrem Yahoo atau Google dalam mengecilkan ukuran HTML. Tapi bersikap efisien tidaklah merugikan.